Jumat, 10 Juni 2011

Ibu Ibu Ibu

http://www.youtube.com/watch?v=JlfPY8lzwMk

lirik lagunya...

When I was just a little girl
I asked my mother what will I be
Will I be pretty
Will I be rich
Here's what she said to me

Que sera sera
Whatever will be will be
The future's not ours to see
Que sera sera

When I was just a child in school
I asked my teacher what should I try
Should I paint pictures
Should I sing songs
This was her wise reply

Que sera sera
Whatever will be will be
The future's not ours to see
Que sera sera

When I grew up and fell in love
I asked my sweetheart what lies ahead
Will there be rainbows day after day
Here's what my sweetheart said

Que sera sera
Whatever will be will be
The future's not ours to see
Que sera sera

What will be, will be
Que sera sera...

Teringat diriku akan dirimu IBU, sosok yang telah memberi kasih sayang padaku.

           Ibu itu adalah sosok yang sangat berjasa untuk kita,tanpa ibu, kita tidak akan ada di dunia ini. Kasih sayang yang ibu berikan untuk anaknya sangat tidak sebanding dengan apa yang di berikan anaknya. Biar bagaimanapun keadaan nya. Ibu akan selalu sayang kepada anaknya. Tapi anaklah yang sering lupa akan jasa-jasa ibu.

Surat Luqman ayat 14, “… ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”

Ibu mempunyai peranan penting, tanpa ibu kita tidak bisa menjadi apa-apa. Ibu adalah segalanya, sejelek apapun, sejahat apapun, sekejam apapun ibu kita, mereka tetaplah ibu, ibu yang melahirkan kita ke dunia ini. Menyapih kita dari kecil hingga kita bisa mandiri. Ketika kita remaja, kita lupa, lupa akan jasa-jasa mereka, lupa akan jasa ibu kita, perjuangan berat seorang ibu melahirkan kita, 9 bulan mengandung, menyapih kita hingga mandiri, semua itu tidak memakan 2 atau 3 hari, tapi lebih-lebih. Maka beruntunglah seorang ibu, jika anak-anaknya bisa hidup mandiri menjadi anak yang sholeh dan sholehah.
Seberapapun banyak uang kita, tak kan bisa membalas jasa ibu kita. Menggendong ibu kita pulang pergi ke Mekkah, juga tidak akan bisa membalas jasa ibu kita. Maka berbuat baik lah kepada ibu kita, menyayangi, tidak berbicara kasar dan keras, tidak semena-mena dan janganlah seperti kacang lupa pada kulitnya.
Dari sahabat abu hurairah radiyalhu ‘anhu beliau berkata : Datang seorang pria laki-laki kepada rasulullah kemudian dia bertanya : Wahai rasulullah, siapakah yang paling berhak untuk kuperlakukan dengan baik?” Beliau bersabda, “Ibumu”, Orang tersebut bertanya lagi,”kemudian siapa?”. Beliau bersabda,”Ibumu”. Orang tersebut bertanya lagi,”kemudian siapa?”. Beliau bersabda,”Ibumu”. Orang tersebut bertanya lagi,”kemudian siapa?”. Beliau bersabda,”Bapakmu” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tidak ada yang abadi didunia ini, suatu saat kita juga akan ditinggal pergi oleh ibu kita, atau malah sebaliknya kita yang akan meninggalkan ibu kita. Jika ibumu telah tiada, maka sering seringlah berdo’a untuknya. 3 amalan yang tidak terputus ketika kita telah meninggal, sedekah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya. Berdo’alah untuk ibu kita, berdo’alah untuk keselamatannya di alam sana. Jangan jadi anak durhaka, jangan jadi anak kurang ajar, Perbaikilah diri, bercerminlah ke langit apakah kita telah melayani, menyayangi, menolong, membantu orang tua kita?
Tanpa ibu, kita tidak akan ada disini. Ibu adalah sosok idola dalam rumah tangga yang perhatian kepada kita sebagai suami dan menyayangi kita sebagai anak.

Kamis, 09 Juni 2011

kata-Kata bijak (imam marshall version)

"jangan pamerkan kelebihanmu didepan orang banyak, tapi lihatkan kepada mereka kesederhanaanmu" (imam g marshall)

"jagalah kemaluanmu sama dengan menjaga keluargamu" (imam g marshall)

"tinggikan derajat orang lain sebelum meninggikan derajat kita" (imam g marshall)

"bukan pola pikir kita yang beda, tapi cara penyampaian kita yang beda" (imam g marshall)

"satu untukku dan satu untukmu, bukan satu untukku dan dua untukmu" (imam g marshall)

"bicara seperlunya, tapi kalau berbicara yang penting aja" (imam g marshall)

"bukan karena bertengkar, membunuh, dan menyakiti orang lain yang membuat kita terpecah ataupun kesal, tapi adalah salah paham yang berujung fitnahlah yang membuat kita bermusuhan" (imam g marshall)

"satu kepala tidak lebih baik dari dua kepala, dua kepala tidak lebih baik dari tiga kepala" (imam g marshall)

"motivasi dicari hanya untuk inspirasi di hari esok" (imam g marshall)

"bukan harta yang kuminta, bukan kasih sayangmu tapi ilmumu yang aku inginkan" (imam g marshall)

"bukan saat diterpa masalah kita berjuang, tapi ketika kita sedang tidak bermasalah, berjuanglah agar kita tidak bermasalah." (imam g marshall)

karya : Imam Gracia Marshall
Juni 2011

Minggu, 01 Mei 2011

Puisi 3

G A L A U

Aku tahu...
hari ini akan datang
hal terindah, lagi membutakan mata
hal termanis, lagi memahitkan lidah
hal terharum, lagi membusukkan hidung
Secercah harapan mendulang tinggi didalam dadaku
Kekacauan hati di dalam diri
tak ku sia-siakan keadaan ini
Walaupun sakit ini menderakan tubuh dan pikiranku
Berharap ini menjadi yang terakhir
berharap ini bisa mengobati hati yang telah terluka
demimu, untukmu, ku berusaha menjadi lebih baik
hanya butuh inspirasi untuk motivasi di hari esok

karya : Imam Gracia Marshall
Mei 2011

Rabu, 23 Maret 2011

puisi 2

HILANG INGATAN

Ku termenung menunggu sore
mengingat khayal yang tak kunjung ingat
ku pejamkan mata, ku kepalkan tangan
hanya untuk mengingat ingatanku yang hilang
Tak hanya insomnia pada tidurku
Tak hanya anemia pada darahku
Semua hilang diterpa angin sepoi-sepoi
berusaha tiada ampun, berdo'a tiada tara
Gundah gulana telah melumpuhkan kakiku
Kekecewaan telah menyesakkan dadaku
kekesalan telah membutakan langkahku
Pada saat itulah aku ingat
aku ingat, kalau diriku sedang hilang ingatan

karya : Imam Gracia Marshall
Feb 2011

puisi 1

Keadilan yang tidak adil

Hai para golongan-golongan elit
salam hangat telah ku torehkan untukmu
Kau bagai manusia berkepala dua
kau tak tahu malu karena hanya bisa mempermalukan dirimu sendiri
menyangkal diriku yang akan malu
mengira diriku yang akan kalah.
Ku berusaha, berjuang demi yang terbaik untukku dan untukmu
Segala daya dan upaya kulakukan untuk merayu hatimu
hanya agar kau mau mengucapkan kata ia
Semua telah ngawur, semua telah kacau
ide-ideku, gagasan-gagasanku, pemikiranku yang kau buang 
telah menjadi tanaman rindang di negeri orang
Negeri kita yang kaya, negeri kita yang makmur 
tak pernah ditumbuhi oleh tanaman rindang
Apakah ini salahku karena tak terpilih?
Apakah ini salahmu karena tak memilihku?
Ini jelas salahku 100%, ini jelas kekalahanku 500%, 
ini jelas kemenangan telak, mutlak dan abadi untukmu 1000%
karena dirimu adalah golongan-golongan elit.


karya : Imam Gracia Marshall
Februari 2011