Rabu, 23 Maret 2011

puisi 2

HILANG INGATAN

Ku termenung menunggu sore
mengingat khayal yang tak kunjung ingat
ku pejamkan mata, ku kepalkan tangan
hanya untuk mengingat ingatanku yang hilang
Tak hanya insomnia pada tidurku
Tak hanya anemia pada darahku
Semua hilang diterpa angin sepoi-sepoi
berusaha tiada ampun, berdo'a tiada tara
Gundah gulana telah melumpuhkan kakiku
Kekecewaan telah menyesakkan dadaku
kekesalan telah membutakan langkahku
Pada saat itulah aku ingat
aku ingat, kalau diriku sedang hilang ingatan

karya : Imam Gracia Marshall
Feb 2011

puisi 1

Keadilan yang tidak adil

Hai para golongan-golongan elit
salam hangat telah ku torehkan untukmu
Kau bagai manusia berkepala dua
kau tak tahu malu karena hanya bisa mempermalukan dirimu sendiri
menyangkal diriku yang akan malu
mengira diriku yang akan kalah.
Ku berusaha, berjuang demi yang terbaik untukku dan untukmu
Segala daya dan upaya kulakukan untuk merayu hatimu
hanya agar kau mau mengucapkan kata ia
Semua telah ngawur, semua telah kacau
ide-ideku, gagasan-gagasanku, pemikiranku yang kau buang 
telah menjadi tanaman rindang di negeri orang
Negeri kita yang kaya, negeri kita yang makmur 
tak pernah ditumbuhi oleh tanaman rindang
Apakah ini salahku karena tak terpilih?
Apakah ini salahmu karena tak memilihku?
Ini jelas salahku 100%, ini jelas kekalahanku 500%, 
ini jelas kemenangan telak, mutlak dan abadi untukmu 1000%
karena dirimu adalah golongan-golongan elit.


karya : Imam Gracia Marshall
Februari 2011