http://www.youtube.com/watch?v=JlfPY8lzwMk
lirik lagunya...
When I was just a little girl
I asked my mother what will I be
Will I be pretty
Will I be rich
Here's what she said to me
Que sera sera
Whatever will be will be
The future's not ours to see
Que sera sera
When I was just a child in school
I asked my teacher what should I try
Should I paint pictures
Should I sing songs
This was her wise reply
Que sera sera
Whatever will be will be
The future's not ours to see
Que sera sera
When I grew up and fell in love
I asked my sweetheart what lies ahead
Will there be rainbows day after day
Here's what my sweetheart said
Que sera sera
Whatever will be will be
The future's not ours to see
Que sera sera
What will be, will be
Que sera sera...
Teringat diriku akan dirimu IBU, sosok yang telah memberi kasih sayang padaku.
Ibu itu adalah sosok yang sangat berjasa untuk kita,tanpa ibu, kita tidak akan ada di dunia ini. Kasih sayang yang ibu berikan untuk anaknya sangat tidak sebanding dengan apa yang di berikan anaknya. Biar bagaimanapun keadaan nya. Ibu akan selalu sayang kepada anaknya. Tapi anaklah yang sering lupa akan jasa-jasa ibu.
Surat Luqman ayat 14, “… ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”
Ibu mempunyai peranan penting, tanpa ibu kita tidak bisa menjadi apa-apa. Ibu adalah segalanya, sejelek apapun, sejahat apapun, sekejam apapun ibu kita, mereka tetaplah ibu, ibu yang melahirkan kita ke dunia ini. Menyapih kita dari kecil hingga kita bisa mandiri. Ketika kita remaja, kita lupa, lupa akan jasa-jasa mereka, lupa akan jasa ibu kita, perjuangan berat seorang ibu melahirkan kita, 9 bulan mengandung, menyapih kita hingga mandiri, semua itu tidak memakan 2 atau 3 hari, tapi lebih-lebih. Maka beruntunglah seorang ibu, jika anak-anaknya bisa hidup mandiri menjadi anak yang sholeh dan sholehah.
Seberapapun banyak uang kita, tak kan bisa membalas jasa ibu kita. Menggendong ibu kita pulang pergi ke Mekkah, juga tidak akan bisa membalas jasa ibu kita. Maka berbuat baik lah kepada ibu kita, menyayangi, tidak berbicara kasar dan keras, tidak semena-mena dan janganlah seperti kacang lupa pada kulitnya.
Dari sahabat abu hurairah radiyalhu ‘anhu beliau berkata : Datang seorang pria laki-laki kepada rasulullah kemudian dia bertanya : Wahai rasulullah, siapakah yang paling berhak untuk kuperlakukan dengan baik?” Beliau bersabda, “Ibumu”, Orang tersebut bertanya lagi,”kemudian siapa?”. Beliau bersabda,”Ibumu”. Orang tersebut bertanya lagi,”kemudian siapa?”. Beliau bersabda,”Ibumu”. Orang tersebut bertanya lagi,”kemudian siapa?”. Beliau bersabda,”Bapakmu” (HR. Bukhari dan Muslim)
Tidak ada yang abadi didunia ini, suatu saat kita juga akan ditinggal pergi oleh ibu kita, atau malah sebaliknya kita yang akan meninggalkan ibu kita. Jika ibumu telah tiada, maka sering seringlah berdo’a untuknya. 3 amalan yang tidak terputus ketika kita telah meninggal, sedekah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya. Berdo’alah untuk ibu kita, berdo’alah untuk keselamatannya di alam sana. Jangan jadi anak durhaka, jangan jadi anak kurang ajar, Perbaikilah diri, bercerminlah ke langit apakah kita telah melayani, menyayangi, menolong, membantu orang tua kita?
Tanpa ibu, kita tidak akan ada disini. Ibu adalah sosok idola dalam rumah tangga yang perhatian kepada kita sebagai suami dan menyayangi kita sebagai anak.